Cara Membuat Wajik Ketan yang Empuk dan Gurih

Menikmati Gurihnya Wajik Ketan

Halo Sobat Zikra, siapa yang tidak suka dengan jajanan tradisional khas Indonesia yang selalu menggugah selera seperti wajik ketan? Wajik ketan adalah salah satu jajanan klasik yang banyak disukai oleh masyarakat Indonesia karena rasanya yang empuk, manis, dan gurih. Wajik ketan cocok dinikmati sebagai camilan di waktu luang atau sebagai hidangan penutup setelah makan. Nah, jika Sobat Zikra ingin mencoba membuat wajik ketan di rumah, yuk simak cara dan panduan lengkapnya berikut ini!

Kelebihan dan Kekurangan Cara Membuat Wajik Ketan

Kelebihan Cara Membuat Wajik Ketan

1. Mudah dijumpai di pasar tradisional dengan harga yang terjangkau.

2. Bahan-bahannya mudah didapatkan dan tidak memerlukan bahan yang sulit dicari.

3. Rasanya yang enak dan cocok sebagai camilan kapan saja.

4. Cara membuatnya tidak terlalu sulit dan memerlukan waktu yang singkat.

5. Wajik ketan cocok dihidangkan sebagai makanan penutup atau hadiah untuk orang tersayang.

6. Wajik ketan tahan lama dan bisa disimpan dalam kulkas agar tetap awet dan fresh.

7. Bahan-bahan yang digunakan umumnya halal dan ramah lingkungan.

Kekurangan Cara Membuat Wajik Ketan

1. Kalori dalam wajik ketan cukup tinggi sehingga tidak cocok untuk konsumsi berlebihan bagi mereka yang sedang menjalani program diet.

2. Bila tidak dibuat dengan benar, wajik ketan bisa menjadi keras atau terlalu lengket.

3. Bahan-bahan yang digunakan bisa mempengaruhi rasa dan kualitas wajik ketan.

4. Penyimpanan yang tidak tepat bisa mempengaruhi kualitas dan rasa wajik ketan.

5. Memerlukan alat masak seperti panci dan wadah untuk mengaduk yang cukup besar.

6. Wajik ketan bisa cepat basi jika tidak disimpan dengan benar atau tidak dimakan dalam waktu yang cukup lama.

7. Penggunaan pewarna yang berlebihan bisa mempengaruhi kesehatan dan warna wajik ketan yang tidak alami.

Cara Membuat Wajik Ketan yang Empuk dan Gurih

Bahan-bahan yang Dibutuhkan

Bahan-bahan Jumlah
Ketan putih 250 gr
Gula kelapa 250 gr
Santan kelapa 500 ml
Garam halus 1/2 sdt
Pandan 1 lembar
Pewarna makanan (opsional) Sesuai selera

Cara Membuat

1. Ketan dicuci dan dibasuh hingga bersih lalu direndam dalam air selama 1 jam. Setelah itu, kukus ketan dengan api kecil selama kurang lebih 15-20 menit hingga matang.

2. Bersihkan pandan lalu potong-potong dan masukkan ke dalam santan. Rebus santan, gula kelapa, dan garam hingga mendidih dengan api kecil. Setelah itu, angkat pandan.

3. Tambahkan ketan yang sudah matang ke dalam larutan gula kelapa dan santan. Aduk-aduk hingga rata.

4. Masak adonan dengan api kecil hingga matang sambil terus diaduk agar tidak terbakar atau lengket. Tambahkan pewarna makanan jika ingin menambahkan warna pada wajik ketan.

5. Setelah adonan matang, tuangkan ke dalam wadah dan ratakan. Tunggu hingga adonan agak dingin lalu potong-potong sesuai selera.

6. Wajik ketan siap disajikan sebagai camilan atau hidangan penutup.

FAQ tentang Cara Membuat Wajik Ketan

1. Apakah wajik ketan bisa disimpan di kulkas?

Iya, wajik ketan bisa disimpan di kulkas agar tetap awet dan segar. Namun, pastikan simpan dalam wadah tertutup atau bungkus dengan plastik wrap agar tidak basi atau terkena bau lainnya.

2. Apakah bahan-bahan untuk membuat wajik ketan sulit didapatkan?

Sebenarnya tidak. Semua bahan-bahan untuk membuat wajik ketan bisa ditemukan di pasar tradisional atau supermarket. Namun, pastikan membeli bahan-bahan yang berkualitas agar wajik ketan yang dihasilkan lebih enak.

3. Apakah harus menggunakan pewarna makanan?

Tidak harus. Pewarna makanan hanya untuk menambahkan warna pada wajik ketan. Jika tidak ingin menggunakan pewarna makanan, wajik ketan tetap bisa dihasilkan dengan rasa yang sama enaknya.

4. Kenapa wajik ketan terlalu lengket saat diaduk saat memasak?

Mungkin karena ketan yang digunakan kurang dicuci dengan baik atau proses pemasakan terlalu lama dengan api yang terlalu besar atau terlalu sering diaduk. Sebaiknya kurangi jumlah air saat merebus agar adonan tidak terlalu lembek dan cukup diaduk sesuai dengan waktu yang disarankan.

5. Apa yang harus dilakukan jika wajik ketan terlalu keras?

Hal tersebut bisa terjadi jika proses pemasakan terlalu lama atau adonan terlalu kering. Untuk memperbaiki tekstur wajik ketan yang terlalu keras, bisa dicampurkan sedikit air ke dalam adonan lalu direbus kembali dengan api kecil.”

6. Kenapa wajik ketan ruwet membuatnya?

Biasanya karena kurangnya pengalaman dalam membuat wajik ketan atau tidak mencermati perbandingan antara bahan-bahan yang digunakan. Pastikan memperhatikan setiap tahap dalam membuat wajik ketan agar hasilnya maksimal dan enak.

7. Bisakah wajik ketan dibuat menjadi variasi rasa lain selain rasa kelapa?

Tentu saja, wajik ketan bisa dijadikan variasi rasa lain seperti pandan, cokelat, atau kacang hijau. Namun, pastikan bahan-bahan yang digunakan sesuai dengan resep dan keinginan selera Anda.

Kesimpulan

Setelah mengetahui cara membuat wajik ketan yang empuk dan gurih, Sobat Zikra tentu bisa mencoba membuatnya di rumah. Wajik ketan cocok dijadikan camilan kapan saja dan bisa menjadi hidangan penutup yang spesial. Dalam membuat wajik ketan, pastikan memperhatikan setiap tahap dan bahan-bahan yang digunakan agar hasilnya maksimal dan berkualitas. Selamat mencoba dan selamat menikmati sajian klasik khas Indonesia yang satu ini!

Penutup

Demikianlah artikel tentang cara membuat wajik ketan yang empuk dan gurih. Artikel ini dibuat untuk memberikan informasi dan panduan lengkap agar Sobat Zikra bisa mencoba membuat wajik ketan di rumah. Kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan informasi yang disediakan di dalam artikel ini dan tidak bertanggung jawab atas segala tindakan atau dampak yang dihasilkan dari penggunaan informasi yang disajikan di dalam artikel ini. Jika ada pertanyaan atau saran, jangan ragu untuk menghubungi kami.

Related video of Cara Membuat Wajik Ketan yang Empuk dan Gurih